Mengenal genset dan aplikasinya

Seiring berkembangnya teknologi dan informasi, kini disadari atau tidak banyak masyarakat modern yang sudah sangat bergantung pada listrik. Mulai dari perangkat yang digunakan sehari-hari seperti lampu, kipas angin, setrika, komputer, hingga handphone, semuanya membutuhkan pasokan listrik untuk dapat digunakan. Untuk menjaga agar pasokan listrik tetap ada secara terus menerus maka diperlukan genset.

Genset besar banyak digunakan di tempat-tempat umum baik yang komersial maupun non komersial. Tempat komersial seperti kantor, pabrik dan mall, sedangkan non komersial seperti rumah sakit, panti asuhan, maupun rumah-rumah ibadat. Walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa genset juga digunakan di rumah-rumah bagi orang-orang dengan kondisi ekonomi mampu.

Karena pentingnya genset tersebut, maka ada baiknya kita memahami bagaimana genset itu bekerja. Genset bekerja dengan  cara mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik melalui proses induksi elektromagnetik. Sehingga genset sendiri sebenarnya tidak benar-benar “membuat” suatu energi listrik. Tetapi memanfaatkan energi mekanik yang dihasilkan dari piston yang bergerak untuk memaksa pergerakan muatan listrik muncul di dalam kawat gulungan melalui sebuah sirkuit listrik eksternal.

Bahan bakar genset sendiri ada dua macam, yakni bensin dan solar. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan genset solar adalah mampu menghasilkan daya yang besar dengan proses pembakaran yang lebih cepat sehingga lebih irit dibandingkan dengan genset bensin. Sedangkan pada genset bensin walaupun proses pembakarannya relatif lebih lama dibandingkan dengan genset solar, namun suara genset bensin jauh lebih senyap dibanding genset solar. Sehingga umumnya genset bensin banyak digunakan di industri rumahan/ rumah tangga, sedangkan genset solar banyak digunakan di industri dengan skala yang lebih besar.

Pemilihan genset yang digunakan pada masing-masing tempat dapat disesuaikan dengan kapasitas daya listrik yang dibutuhkan. Daya listrik yang kurang tentu akan merusak perangkat elektronik karena akan menghasilkan listrik yang kurang stabil pula. Namun daya listrik yang berlebihan juga akan merusak perangkat listrik dan berpotensi kebakaran jika terjadi konslet karena terjadi over supply. Kapasitas listrik pada range 5 kW untuk 50kW cocok digunakan untuk pribadi dan rumahan, sementara untuk industri yang lebih besar dapat menggunakan daya pada 50kW hingga 3 Megawatt.

0 Comments
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

← Prev Post Back to Blog